Feature news

Tampilkan postingan dengan label pintar. Tampilkan semua postingan

Ini rahasia mengapa BJ Habibie bisa sukses



Merdeka.com - Sejak berumur lima tahun silam,
Bacharuddin Jusuf Habibie kerap terpesona jika melihat karya manusia.
Entah itu alat transportasi seperti sepeda, mobil, sampai prasarana transportasi seperti jembatan dan sebagainya.
Diam-diam dalam benaknya selalu bertanya-tanya mengapa, sebab, dan bagaimana bisa terjadi.
Pertanyaan itu terus meneror kesadarannya, hingga mendorong dirinya menjadi manusia dengan
rasa keingintahuan yang tinggi.

Dia kerap bertanya tentang apapun di luar sepengetahuannya.
Kepada siapa pun di dekatnya, dia selalu bertanya.
Hingga tiba saat ayahnya mulai bosan pada hobi bertanya Habibie.
Akhirnya ayahnya membelikan buku. Dari sanalah jawaban atas berbagai pertanyaan dijelajahinya.

Namun pertanyaan-pertanyaan akhirnya berkembang menjadi kompleks dan meningkat jumlahnya.
Sehingga kebiasaan saya bertanya sudah sampai pada tingkat mengganggu kesibukan orang tua dan guru saya,
kenang BJ Habibie seperti dikutip dari buku Biografi Bacharuddin Jusuf Habibie;
Dari Ilmuwan ke Negarawan sampao Minandito, A Makmur Makka.

BJ Habibie terpaksa mencari sendiri jawabannya dalam buku.
Kebiasaan yang demikian menjadikan saya sebagai kutu buku.
Akibatnya dia sering menghabiskan waktu untuk menyendiri untuk terus beranalisis, tak berhenti berpikir.

Untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya selalu didampingi oleh guru pribadi yang setia,
yaitu otak saya! Ibu, ayah, keluarga, guru sekolah, guru besar di universitas, para ilmuwan, dan
sebagainya saya anggap sebagai pembantu guru pribadi saya saja, ucapnya.

Bukan hanya kebiasaan bertanya, Habibie berani konsisten dalam memanajemen waktunya.
Dia hanya membutuhkan waktu untuk tidur sebanyak lima jam saja.
Sedangkan waktunya dua jam dipergunakan untuk salat. Satu setengah jam untuk rutinitas membaca Yasin dan Tahlil.
Kemudian dua jam untuk berenang dan mandi. Sedangkan tiga jam dihabiskan untuk makan.
Tiga jam lainnya ia manfaatkan untuk berbincang dengan para tamunya.
Sehingga sisanya sebanyak tujuh setengah jam, dipergunakannya untuk membaca atau menulis.

Selain itu, BJ Habibie selalu mengingatkan bahwa kekuatan rantai ditentukan oleh keunggulan mata rantai terlemah.
Kesimpulannya ialah, kualitas suatu produk ditentukan oleh mutu tiap detail.
Sebab kualitas karya dan kualitas kerja ditentukan oleh kualitas rinci.
Maka dari itu berpikirlah secara rinci dan positif.
Di sisi lain BJ Habibie selalu ingin menjadi pribadi kreatif dan inovatif.



sumber
http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-rahasia-mengapa-bj-habibie-bisa-sukses.html
Continue Reading »

KAB KMBP Kakak Asuh Buddhis



^^ KAB KMBP Palembang 
--beasiswa Adik asuh Buddhis yang kurang mampu.
--bimbingan belajar pelajaran sekolah
--dll



**Tentang KAB
*KAB (Kakak Asuh Buddhis) adalah sebuah program yang dibentuk oleh
organisasi Buddhis KMBP (Keluarga Mahasiswa Buddhis Palembang)
pada tanggal 15 Oktober 2005.

*Memberikan bantuan bagi siswa/siswa buddhis yang
berasal keluarga tidak mampu untuk bersekolah, mulai dari SD, SMP,
sampai ke jenjang SMA / SMK .
Bantuan tersebut berupa beasiswa bagi mereka yang berprestasi namun
tidak mampu, sehingga mereka dapat berkonsentrasi untuk belajar
tanpa harus mengkhawatirkan masalah SPP dan biaya sekolahnya.

*Kakak Asuh Buddhis yang bersedia meluangkan waktunya
untuk memberikan bimbingan belajar (les pelajaran) secara gratis
untuk Adik Asuh Buddhis (siswa/siswi) dalam meningkatkan prestasi
belajarnya disekolah.



*Sumber dana KAB-KMBP
Dana pembiayaan berasal dari kegiatan program KAB berasal dari
donatur-donatur tetap dan donatur - donatur lepas untuk pelaksanaan kegiatannya.
-Donatur tetap, adalah para donatur yang memberikan sejumlah dana
yang tetap jumlahnya rutin setiap sebulan sekali
-Donatur lepas, adalah para donatur yang memberikan dana yang jumlahnya
tidak tetap dalam jangka waktu yang bebas.

*Mengingat banyaknya tanggapan positif terhadap program ini, maka
tidak tertutup kemungkinan program KAB melebarkan sayap ke seluruh
daerah Sumatera Selatan, dengan tujuan umumnya yaitu membantu
biaya pendidikan siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMU/SMK
di seluruh Indonesia. 

Program KAB ini tidak akan mampu menolong banyak anak
jika tidak disertai hati nurani luhur yang mengulurkan tangan untuk membantu.
Kami dari KAB KMBP menunggu uluran tangan anda. 

Semoga pendidikan dan kesejahteraan semua makhluk semakin berkembang

*Arti pentingnya sebuah nilai pendidikan, pembelajaran demi
masa depan Adik - Adik Asuh  dan kemajuan Bangsa kita yang
tercinta ini,

*Persyaratan umum
- Rajin ke Vihara
- Berasal dari keluarga kurang mampu
- Memiliki semangat belajar yang tinggi
- mengikuti kegiatan belajar-mengajar pelajaran sekolah

Untuk informasi serta persyaratan lainnya 

bisa datang langsung
kebagian KAB-KMBP Palembang yang berlokasi di
Jalan Kapten Marzuki no. 1579 A, Palembang, Indonesia
Vihara Dharmakirti Kamboja
Palembang, pada hari minggu.


*I Stay Belief
Be Better Life Began from Our Mindset,
A Good Person with nice mindset can make better world
but, lot of Good person can changes the world
saddhu.. saddhu.. saddhu...
** :) :)

* Terimakasih, atas perhatiannya
dan apabila ada kata-kata yang salah, saya minta maaf. :)
(Daniel Liwen Lwss).


Salam super Daniel Li Wen Lwss
Thanks...

:)
Continue Reading »

Ilmuwan Buat Jubah Tembus Pandang Ala Harry Potter





LiveScience.com/Warner Brothers - Physicists have created a real-life prototype of an invisibility cloak akin to the one featured in the "Harry Potter" books and films.

Oleh 
Clara Moskowitz, penulis senior LiveScience | LiveScience.com

Jubah tembus pandang, seperti yang dimiliki Harry Potter, kini telah berhasil dibuat oleh ilmuwan muggle. Namun, sejauh ini, jubah itu hanya bisa bekerja dalam cahaya gelombang mikro, dan cahaya yang tak terlihat.

Meski demikian, itu tetap temuan hebat. Para fisikawan yang membuat jubah baru tersebut mengatakan itu adalah langkah maju untuk mewujudkan jubah tembus pandang yang bisa menyembunyikan seseorang di siang hari terang.

Temuan itu dibuat dari material yang disebut metascreen, bahan pita tembaga yang ditempelkan ke sebuah film polycarbonate yang lentur. Potongan tembaga itu hanya setebal 66 mikrometer (66 seperjuta meter), sedangkan film polycarbonate hanya setebal 100 mikrometer, dan keduanya dipadukan dalam pola jaring diagonal.

Biasanya, sebuah jubah jadi tembus pandang karena membelokkan sinar ke sekitar sebuah objek sehingga cahaya tidak menyebar atau memantul, sebuah teknik yang bergantung metamaterial (materi buatan, bukan materi yang ada secara alami) berjumlah besar. Sebaliknya, jubah baru tersebut menggunakan sebuah teknik yang disebut selubung mantel untuk mencegah gelombang cahaya yang terpantul dari objek yang ditutupi, sehingga tidak ada cahaya yang dapat memantul ke mata orang yang memandang objek itu.

“Saat bidang yang menyebarkan cahaya dari jubah dan objek tersebut berbaur, mereka saling menghambat dan secara keseluruhan akan menimbulkan transparasi dan tidak dapat terlihat dari semua sudut,” kata Andrea Alu, salah satu peneliti University of Texas di Austin, dalam sebuah pernyataan.

Dalam pengujian laboratorium, Alu dan rekan-rekannya berhasil menyembunyikan batang silinder sepanjang 18 cm dalam cahaya gelombang mikro. Mereka mengatakan bahwa teknologi serupa seharusnya akan mampu untuk menyembunyikan objek lainnya yang memiliki bentuk tidak simetris lainnya.

“Keuntungan dari jubah untuk menghilang terhadap teknik-teknik yang ada adalah kenyamanannya, serta mudah dibuat,” kata Alu.

Pada prinsipnya, jenis jubah yang sama bisa digunakan untuk menyembunyikan objek dalam jangkauan cahaya yang dapat terlihat, serta setidaknya bisa bekerja pada objek yang berukuran kecil.

Temuan Andrea dkk dipublikasikan dalam “New Journal of Physics” edisi 26 Maret.

Lihat juga robot pelayan yang dibuat oleh para ilmuwan, lengkap dengan gerakan lentur seperi layaknya manusia

Sumber  
Continue Reading »