Feature news

Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan

Tanpa modal, tangan kaki itu modal, otak itu modal




dahulu ada seorang mendapatkan seekor bangkai tikus,
karena kecerdikannya berfikir, bangkai tikus ini dijual,
ia menjualnya ke pecinta ular untuk makanan ular,
setelah mendapatkan uang kecil, mungkin beberapa koin logam,
ia membelanjakan uang kecil ini beberapa tetes madu,
satu gelas air + tetesan madu diaduk, bisa menjadi minuman berenergi,
minuman ini kemudian dijual kepada tukang yang ia kenal, laku,
setelah laku, dan dapat uang kecil, ia belanja beberapa tetes madu,
kemudian, dibuatlah 2 gelas minuman berenergi madu,
dijual kepada tukang lainnya, lalu mendapat lebih banyak uang kecil,
 ia belanja beberapa tetes madu lagi,kemudian,
dibuatlah minuman air madu berenergi lebih banyak lagi,
dijual kepada tukang tempat lainnya,
lalu ia kembali mendapat lebih banyak uang kecil,
begitu seterusnya, sampai uang cukup,
ia mendirikan kedai minuman madu, keuntungan bertambah banyak,
setelah lama berjualan minuman madu,
 ia membuka pondok makan dan minum,
banyak pembeli karena murah, lama lama buka cabang,
cabang pun terus bertambah seiring waktu,
kemudian buka cabang di luar negeri,
next, mungkin saat saya dan anda mengatakan tidak ada modal,
coba kita jalan kaki, keliling rumah, blok, komplek,
saat dijalan ketemu bangkai tikus,
apa yang harus dilakukan,
saya dan anda sudah tahu kan, just kidding,,
ucapkan sabbe satta bhavantu sukhitatta semoga semua mahkluk bebahagia, kemudian
modal muncul, ajaib khan , just kidding :)
sebenarnya kita punya modal, tangan kaki modal, otak modal,
wajah cantik modal, suara merdu modal, mulut nyeyes  modal :)
cuma saya dan anda mungkin belum tahu apa modal kita,
maybe karena ditutupi oleh merasa otak paling cerdas, gengsi tingkat dewa/dewi,
dan sebab lainnya.
berharap suatu hari saya anda menemukan modal kita, dan
bisa membuat jadi usaha yang maju, dan lebih maju lagi,
saddhu... saddhu,,,,  saddhu...
night... :)



Continue Reading »

Elang Gumilang Raih Sukses di Usia Muda , Mahasiswa dan Pengusaha Sukses

.
Menjadi pengusaha sukses dan memimpin perusahaan dengan berpenghasilan besar tidak harus menunggu tua,
namun bisa memulai dari umur yang sangat belia. Setidaknya ini bukanlah mimpi tapi kenyataan.
Pasalnya sudah banyak cerita menggambarkan pengusaha muda sukses yang mengawali usahanya dari awal dan
salah satunya Elang Gumilang, CEO PT Dwikarsa Semestaguna, pengusaha muda yang sukses di bidang properti.





Kisah sukses pemuda seperti Elang diIndonesia masih langkah dan mungkin hanya seribu satu,
 karena walaupun masih berstatus mahasiswa dirinya sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omzet bermiliaran.

Di saat mahasiswa lainnya disibukkan dengan pergulatan kuliah untuk menggapai masa depan yang lebih baik,
Elang sudah mendapatkannya. Pemuda kelahiran Bogor 23 tahun lalu sudah mempunyai masa depan yang baik dengan
sukses membuka lapangan kerja dan memperkerjakan ratusan orang berkat kegigihannya untuk berwirausaha yang
sudah terasah sejak di bangku SMA.

Menurut Elang, kesuksesan yang diraihnya saat ini bukanlah datang begitu saja. Tapi usaha dengan kerja keras,
karena sesuatu tidak didapatkan dengan gratis. Pesan tersebut yang selalu diajarkan kedua orang tuanya.

Semangat bisnisnya sudah terlihat sejak kecil dan bahkan naluri beriwarusahanya sangat tajam dalam
melihat peluang usaha. Tak ayal dirinya sempat merasai berbagai macam pekerjaan, mulai dari berdagang donat,
menjadi tukang minyak goreng, jualan bolham hingga terakhir menjadi developer properti untuk
pembangunan rumah sangat sederhana. Dikatakannya, bisnisnya di bidang properti diawali sebagai marketing perumahan.

Berkat pengalaman sebagai marketing perumahan yang dinilai cukup,
telah membuatnya mempunyai pengetahuan di dunia properti. Sejak saat itu,
diapun memberanikan diri ikuttender dalam properti. Kesuksesan yang didapatkannya waktu itu
 menang dalam tender pembangunan sekolah dasar di Jakarta Barat senilai Rp 162 juta.

Kemudian, ambisinya yang ingin terus maju membawanya membangun rumah sangat sederhanya bagi rakyat kecil.
 Pasalnya saat ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk kalangan berduit saja.

Dengan modal patungan Rp 340 juta, pada tahun 2007 Elang mulai membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang
difokuskan untuk si miskin berpenghasilan rendah. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu.
Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya.
Rumah bercat kuning pun satu demi satu mulai berdiri.

Elang membangun rumah dengan berbagai tipe, mulai tipe 22/60 dan juga tipe 36/72.
Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut ditawarkan hanya
seharga Rp 25 juta dan Rp 37 juta per unitnya.

Berbisnis tidak selamanya berjalan lurus dan pasti ada gelombangnya, terlebih sektor properti.
Kekurangan modal dan memaksanya memeras otak mencari jalan keluar.
Namun hal tersebut disiasatinya dengan mencari penyandang dana dengan sistem bagi hasil.
"Kebetulan latar pendidikan saya dari ekonomi, sedikit-sedikit tahu jurusnya," katanya.

Meskipun demikian, dia tetap mempertahankan komposisi kepemilikan sebesar 40 persen.

Naiknya harga bahan baku membuatnya perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian dan
termasuk dengan kondisi krisis ekonomi global saat ini.
Bila dahulu Elang melepas satu unit rumah sederhana seharga Rp 23 juta per unit,
sekarang rencana anggaran biaya (RAB) mencapai Rp 33 juta per unit.
Dengan jumlah itu baru bisa menutupi biaya produksi sekaligus memberi keuntungan.


(bn/dari berbagai sumber)

http://www.ciputraentrepreneurship.com/perdagangan/elang-gumilang-meraih-sukses-di-usia-

http://www.elanggroup.co.id/mengenal-lebih-dekat-sosok-elang-gumilang/





Continue Reading »

Menempuh bahaya demi ke sekolah


Menempuh bahaya demi ke sekolah



 Xu Liangfan, 37, mendampingi muridnya menuju SD Banpo di Provinsi Guizhou, 12 Maret 2013. REUTERS/Stringer (CHINA - Tags: EDUCATION TPX IMAGES OF THE DAY ENVIRONMENT) CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA - RTXXXLL




 Xu Liangfan, 37, mengajari olahraga. Picture taken March 11, 2013. REUTERS/Stringer (CHINA - Tags: EDUCATION) CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA - RTXXXLR




Xu Liangfan, 37, mendampingi muridnya menuju SD Banpo di Provinsi Guizhou, 12 Maret 2013. REUTERS/Stringer (CHINA - Tags: EDUCATION ENVIRONMENT) CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA - RTXXXM2




Pelajar di desa Sanghiang Tanjung, Lebak, Banten, 19 Januari 2012. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA - Tags: SOCIETY TPX IMAGES OF THE DAY) - RTR2WHUB




 Anak sekolah membawa meja dan kursi setelah sekolah mereka kebanjiran di desa Bassi Kalan, Jammu, 10 Agustus 2011. REUTERS/Mukesh Gupta (INDIAN-ADMINISTERED KASHMIR - Tags: ENVIRONMENT SOCIETY EDUCATION) - RTR2PS9C





 Sekolah melewati danau Batllava yang beku, 21 Februari 2012. REUTERS/Hazir Reka (KOSOVO - Tags: ENVIRONMENT TPX IMAGES OF THE DAY) - RTR2YB8P





 Pelajar berjalan di bawah penghitung geiger yang mengukur radiasi 0.12 microsievert per jam, di sekolah dasar Omika, 21 km dari pembangkit nuklir Fukushima. REUTERS/Toru Hanai (JAPAN - Tags: DISASTER ANNIVERSARY ENVIRONMENT) - RTR2Z0V6





Pelajar SD di desa Nagari Koto Nan Tigo, Sumatera Barat, 14 November 2012. REUTERS/Stringer (INDONESIA - Tags: SOCIETY ENVIRONMENT TPX IMAGES OF THE DAY) - RTR3ADXI





 Pelajar di desa Nagari Koto Nan Tigo, Sumatera Barat, 14 November 2012. REUTERS/Stringer (INDONESIA - Tags: SOCIETY ENVIRONMENT) - RTR3ADYJ






 Pulang dari Ibsheway el-Malaq di Gharbia, 165 km dari Kairo, 12 Maret 2012. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh (EGYPT - Tags: EDUCATION SOCIETY TRANSPORT) - RTR2Z9AO





 Berjalan di tengah kabut tebal, di Chandigarh, 6 Januar 2010. REUTERS/Ajay Verma (INDIA - Tags: ENVIRONMENT SOCIETY) - RTR28KNL




 Naik sepeda melewati kabut asap di Sampit, Kalimantan Tengah, 28 September 2012. REUTERS/Sigit Pamungkas (INDONESIA - Tags: ENVIRONMENT SOCIETY) - RTR38J1R




 Pelajar di sekolah Al-Tawheed, Aleppo, Suriah, 1 Januari 2013. REUTERS/Muzaffar Salman (SYRIA - Tags: EDUCATION SOCIETY TPX IMAGES OF THE DAY) - RTR3C14Q




 Melwati papan kayu di tembok benteng Galle dari abad 16, 8 Juli 2009. REUTERS/Vivek Prakash (SRI LANKA SOCIETY) - RTR25GE4




Pelajar Somalia di kelas luar ruang di kamp pengungsian Dagahaley, Dadaab, Kenya, 8 Juni 2009. REUTERS/Finbarr O'Reilly (KENYA CONFLICT EDUCATION SOCIETY IMAGES OF THE DAY) - RTR24G4O



Anak lelaki Afghan di kelas mereka di luar ruang dekat kamp pengungsian Khas Kunar, Provinsi Kunar, 18 Februari 2009. REUTERS/Oleg Popov (AFGHANISTAN) - RTXBRH0
 




 Berjalan melintasi badai musim dingin di Pickering, timur Toronto, 12 Desember 2000. NO RIGHTS CLEARANCES OR PERMISSIONS ARE REQUIRED FOR THIS IMAGE REUTERS AC/JP - RTRBY7R





Sumber
Yahoo













Continue Reading »

Motivator No 1 Indonesia Mr. Andrie Wongso


Andrie Wongso



 Lebih dari 20 tahun, Andrie Wongso berkiprah sebagai pengusaha, sekaligus menjadi seorang motivator handal. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, dan wisdom dengan gaya bahasa yang sederhana namun powerfull kepada orang banyak, membuat publik dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia.



CHAPTER 1

SDTT, TBS



Tapi, siapa yang menduga jika anak kedua dari tiga bersaudara ini, terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang, tepatnya pada bulan Desember 1954. Pada usia 11 tahun (kelas 6 SD), Andrie terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempatnya belajar ditutup. Itulah yang membuatnya punya gelar SDTT alias Sekolah Dasar Tidak Tamat. Sejak saat itu, Andrie melalui masa kecil hingga remajanya dengan membantu orangtua membuat dan menjual kue berkeliling ke toko-toko dan pasar.



Ada sebuah tanda tanya besar yang menggelayut di dadanya, dengan apa nasib ini dapat diubah? Maka, lewat perenungan panjang, Andrie yang kala itu berusia 22 tahun memutuskan untuk mengadu nasib ke Jakarta. Andrie berangkat dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan penuh kejujuran. Di Jakarta, Andrie memulai kehidupan barunya dengan bekerja sebagai salesman produk sabun hingga menjadi pelayan toko.

 



Kesukaannya bermain kungfu dari kecil dan kemampuannya bergaul dengan semua kalangan membawanya mendirikan perguruan kungfu "Hap Kun Do", yakni sebuah aliran bela diri yang mengutamakan kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas. Dari belajar kungfu inilah, Andrie dapat membentuk sikap mental positif yaitu disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, ulet, dan bersikap ksatria. Dari sini pula bakat mengajar dan memotivasi Andrie terasah.



CHAPTER 2

Menjadi Bintang Film


Saat  film-film  laga  dari  Taiwan merajai  layar  lebar  perfilman  Indonesia, Andrie  yang merasa berwajah oke dan memiliki badan atletis, menyimpan hasrat menjadi seorang bintang film laga. Lewat latihan keras, kegagalan, bangkit lagi, semangat  lagi dan gigih memperjuangkan  tujuan, akhirnya mimpi pun menjadi kenyataan. Surat  lamarannya sebagai bintang film diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama 3 tahun.

Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri, pertama kali naik pesawat dan untuk pertama kali pula menghadapi kamera. Hidup serasa berada di awang-awang. Tetapi setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di Taiwan, Andrie tahu, dunia film bukanlah dunianya.

Sepulangnya ke Indonesia, dia pun memutuskan tidak akan memperpanjang kontraknya. Banyak orang menyatakan Andrie gagal karena  tidak ada satu film pun yang diwakilinya sebagai bintang utama! Tetapi Andrie merasa dirinya sukses. Sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi kenyataan. Keyakinan itu menjadi bekal pemikiran bahwa suatu hari, bila bertemu dengan bisnis yang cocok dengan jiwa dan kemampuannya, dengan semangat juang yang sama, pasti sukses bisa diraih!


CHAPTER 3

Karir & Keluarga

 



Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide untuk membuat kartu ucapan yang penuh dengan kata-kata mutiara. Selain untuk memotivasi diri sendiri, kata-kata mutiara dalam kartu tersebut juga bertujuan untuk membantu memotivasi orang lain. Dibantu oleh sang kekasih, Haryanti Lenny (yang sekarang menjadi istri), dimulailah bisnis pembuatan kartu ucapan "HARVEST" . Bisnis inilah yang di kemudian hari, mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan. Dalam sejarahnya, "HARVEST" pernah digandrungi kawula muda seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara.



Dari sini, usaha lainnya berkembang. Andrie mulai merambah ke bidang hologram, perusahaan mainan, dan pengelola beberapa foodcourt. Kemudian, untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW Motivation Training dan AW Publishing, Multimedia, serta membuka beberapa outlet AW Success Shop, yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi.

 



Kini Andrie bersama isteri, Lenny Wongso, SH , serta tiga orang anaknya yaitu Vicky, Vendy, dan Valdy telah merasakan buah dari perjuangan masa lalunya. Kecintaannya pada keluarga dan keinginannya berbagi pengalaman hidup kini mengatarkannya menjadi sang pembelajar sejati, sehingga mengantarkannya menjadi motivator bagi siapa saja.

 

Sumber
http://www.andriewongso.com/aw_profile/


Continue Reading »

KAB KMBP Kakak Asuh Buddhis



^^ KAB KMBP Palembang 
--beasiswa Adik asuh Buddhis yang kurang mampu.
--bimbingan belajar pelajaran sekolah
--dll



**Tentang KAB
*KAB (Kakak Asuh Buddhis) adalah sebuah program yang dibentuk oleh
organisasi Buddhis KMBP (Keluarga Mahasiswa Buddhis Palembang)
pada tanggal 15 Oktober 2005.

*Memberikan bantuan bagi siswa/siswa buddhis yang
berasal keluarga tidak mampu untuk bersekolah, mulai dari SD, SMP,
sampai ke jenjang SMA / SMK .
Bantuan tersebut berupa beasiswa bagi mereka yang berprestasi namun
tidak mampu, sehingga mereka dapat berkonsentrasi untuk belajar
tanpa harus mengkhawatirkan masalah SPP dan biaya sekolahnya.

*Kakak Asuh Buddhis yang bersedia meluangkan waktunya
untuk memberikan bimbingan belajar (les pelajaran) secara gratis
untuk Adik Asuh Buddhis (siswa/siswi) dalam meningkatkan prestasi
belajarnya disekolah.



*Sumber dana KAB-KMBP
Dana pembiayaan berasal dari kegiatan program KAB berasal dari
donatur-donatur tetap dan donatur - donatur lepas untuk pelaksanaan kegiatannya.
-Donatur tetap, adalah para donatur yang memberikan sejumlah dana
yang tetap jumlahnya rutin setiap sebulan sekali
-Donatur lepas, adalah para donatur yang memberikan dana yang jumlahnya
tidak tetap dalam jangka waktu yang bebas.

*Mengingat banyaknya tanggapan positif terhadap program ini, maka
tidak tertutup kemungkinan program KAB melebarkan sayap ke seluruh
daerah Sumatera Selatan, dengan tujuan umumnya yaitu membantu
biaya pendidikan siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMU/SMK
di seluruh Indonesia. 

Program KAB ini tidak akan mampu menolong banyak anak
jika tidak disertai hati nurani luhur yang mengulurkan tangan untuk membantu.
Kami dari KAB KMBP menunggu uluran tangan anda. 

Semoga pendidikan dan kesejahteraan semua makhluk semakin berkembang

*Arti pentingnya sebuah nilai pendidikan, pembelajaran demi
masa depan Adik - Adik Asuh  dan kemajuan Bangsa kita yang
tercinta ini,

*Persyaratan umum
- Rajin ke Vihara
- Berasal dari keluarga kurang mampu
- Memiliki semangat belajar yang tinggi
- mengikuti kegiatan belajar-mengajar pelajaran sekolah

Untuk informasi serta persyaratan lainnya 

bisa datang langsung
kebagian KAB-KMBP Palembang yang berlokasi di
Jalan Kapten Marzuki no. 1579 A, Palembang, Indonesia
Vihara Dharmakirti Kamboja
Palembang, pada hari minggu.


*I Stay Belief
Be Better Life Began from Our Mindset,
A Good Person with nice mindset can make better world
but, lot of Good person can changes the world
saddhu.. saddhu.. saddhu...
** :) :)

* Terimakasih, atas perhatiannya
dan apabila ada kata-kata yang salah, saya minta maaf. :)
(Daniel Liwen Lwss).


Salam super Daniel Li Wen Lwss
Thanks...

:)
Continue Reading »